Iuran BPJS JKK dihitung berdasarkan kelompok risiko industri, bukan satu tarif untuk semua. Terahub mendukung 5 kelompok risiko JKK sesuai PP 44/2015, untuk karyawan dalam jumlah besar, dengan rekap BPJS dan SPT yang siap unduh setiap bulan.
Sesuai PP 44 Tahun 2015. Terahub mengizinkan kamu memilih kelompok risiko yang tepat untuk perusahaanmu.
Tarif dihitung dari upah bruto karyawan per bulan. Iuran ditanggung sepenuhnya oleh pemberi kerja.
Iuran JKK tidak sama untuk semua industri. Pabrik tekstil, pabrik kimia, dan pabrik elektronik masuk kelompok risiko yang berbeda, dengan tarif yang berbeda. Salah menerapkan kelompok risiko berarti salah hitung iuran setiap bulan.
Lini produksi sering punya puluhan hingga ratusan karyawan dengan gaji pokok, tunjangan shift, tunjangan makan, dan lembur yang berbeda tiap bulan. Menghitung PPh 21 untuk setiap karyawan secara manual tidak realistis.
Tagihan BPJS dan pelaporan SPT Masa punya deadline yang datang bersamaan setiap bulan. Tanpa sistem yang menghasilkan keduanya dari data yang sama, tim penggajian harus menyusun ulang dua kali.
Perusahaan manufaktur dengan banyak karyawan punya risiko audit yang lebih tinggi. Jika ada pertanyaan dari BPJS atau DJP tentang angka yang dilaporkan, kamu butuh bukti yang bisa diverifikasi per karyawan per periode.
Pilih kelompok risiko JKK (1-5) di pengaturan perusahaan. Terahub menerapkan tarif yang sesuai ke seluruh karyawan secara otomatis setiap periode. Perubahan kelompok risiko langsung mempengaruhi periode berikutnya.
Tambahkan puluhan karyawan sekaligus via import CSV, atau tambah satu per satu. Terahub menghitung PPh 21 dan BPJS untuk semua karyawan dalam satu finalisasi, tidak perlu dihitung satu per satu.
Setelah finalisasi, unduh rekap BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan dalam format Excel, serta file e-SPT PPh 21 dalam format template DJP. Semua dari data yang sudah dihitung, tidak ada input ulang.
Setiap periode yang difinalisasi menghasilkan SHA-256 fingerprint yang mencakup seluruh data penggajian. Bukti yang bisa diverifikasi untuk keperluan audit BPJS, pemeriksaan DJP, atau audit internal.
Aktifkan alur persetujuan jika tim yang menghitung dan yang menyetujui berbeda. Operator menghitung dan mengajukan, Approver memeriksa dan menyetujui sebelum difinalisasi. Semua tahapan tercatat.
Pantau status penggajian setiap periode, siapa saja yang sudah masuk dan yang belum, berapa total bruto dan total PPh 21, serta rekap BPJS, semua dari satu halaman.