Excel tidak salah untuk banyak hal. Tapi untuk kalkulasi PPh 21 yang harus sesuai regulasi DJP setiap bulan, ada risiko yang terus terbuka selama proses masih manual.
Bukan soal kamu tidak teliti. Tapi proses yang bergantung pada rumus manual memiliki titik lemah yang sulit dihindari sepenuhnya.
Kalkulasi PPh 21 manual mengandalkan rumus yang dibuat manusia. Satu sel yang salah referensi, satu angka yang ketinggalan update, sudah cukup untuk menghasilkan kurang bayar yang berujung denda dan bunga dari DJP.
Skema TER PPh 21 (PMK-168/2023, berlaku sejak Januari 2024) mengubah cara hitung PPh 21 bulanan. Template Excel yang dibuat sebelum aturan ini berlaku menghasilkan angka yang tidak sesuai tabel TER DJP. Setiap perubahan regulasi harus diupdate manual di setiap file, dan kalau terlewat, kamu yang menanggung risikonya.
File Excel yang diedit berkali-kali tidak meninggalkan jejak siapa mengubah apa dan kapan. Jika ada pertanyaan dari karyawan, auditor internal, atau pemeriksa pajak, kamu tidak punya bukti yang bisa diverifikasi.
Rekap gaji, buat slip satu per satu, hitung ulang untuk yang prorata, kirim ke karyawan secara manual, susun laporan SPT dari awal, setiap bulan, berulang, tanpa akhir. Waktu yang seharusnya dipakai untuk hal yang lebih strategis.
Di Excel, siapa saja yang punya akses bisa mengubah angka kapan saja, tanpa persetujuan, tanpa verifikasi. Tidak ada pemisahan antara yang menghitung dan yang menyetujui.
Data yang sudah ada di Excel tidak otomatis jadi laporan SPT. Kamu masih harus menyusun ulang, memformat sesuai template DJP, dan memasukkan satu per satu ke sistem pelaporan.
Terahub menghitung PPh 21 berdasarkan UU HPP No. 7/2021 dan PER-16/PJ/2016, termasuk karyawan prorata, pesangon, dan metode gross-up. BPJS dihitung sesuai Perpres 64/2020 dan PP 44/2015. Tidak ada rumus manual, tidak ada risiko salah formula.
Setiap perubahan PTKP, tarif PPh 21, atau iuran BPJS masuk sebagai notifikasi ke akun perusahaanmu. Kalkulasi otomatis diperbarui sebelum periode berikutnya dibuka. Tidak ada pembaruan manual yang terlewat.
Setelah periode difinalisasi, Terahub menghasilkan SHA-256 fingerprint yang unik untuk seluruh data penggajian. Satu angka berubah, fingerprint berubah. Rekam jejak ini bisa diunduh kapan saja dan siap untuk pemeriksaan pajak.
Dari data yang sudah dihitung, Terahub menghasilkan file e-SPT bulanan, Form 1721 tahunan, dan rekap BPJS dalam format yang sesuai template DJP dan BPJS. Tidak ada penyusunan ulang dari data Excel.
Jika perusahaanmu membutuhkan persetujuan dua pihak sebelum finalisasi, aktifkan mode persetujuan. Operator menghitung, Approver menyetujui, baru difinalisasi. Semua perubahan konfigurasi tercatat di rekam jejak.
Setelah finalisasi, slip gaji PDF tersedia untuk diunduh atau dikirim langsung ke nomor WhatsApp masing-masing karyawan, dengan satu klik. Tidak ada pengiriman manual satu per satu.