Denda SPT dan Salah Hitung

Pernah kena denda SPT karena salah hitung? Terahub menghitung sesuai aturan DJP, otomatis.

Denda PPh 21 bukan karena niat. Denda terjadi karena kalkulasi yang salah, regulasi yang berubah tanpa pemberitahuan, atau deadline yang terlewat. Terahub menutup ketiga celah itu.

UU HPP No. 7/2021PER-16/PJ/2016Perpres 64/2020PP 44/45/46 Tahun 2015
Gratis hingga 15 karyawan
Formula DJP tervalidasi
e-SPT dan Form 1721 otomatis

Kenapa denda SPT PPh 21 masih terjadi?

Bukan karena tim tidak rajin. Tapi karena sistem yang dipakai tidak dirancang untuk kompleksitas regulasi PPh 21 Indonesia.

Kalkulasi yang salah dari awal

PPh 21 dihitung berdasarkan metode pemotongan (gross, gross-up, atau netto), status PTKP, penghasilan tidak teratur seperti THR dan bonus, serta prorata untuk karyawan yang bergabung atau keluar di tengah tahun. Satu parameter yang salah bisa menghasilkan kurang bayar.

Regulasi berubah tanpa pemberitahuan ke tim

UU HPP No. 7/2021 mengubah tarif progresif PPh 21. PTKP sudah beberapa kali direvisi. Iuran BPJS JP memiliki batas upah yang diperbarui tiap tahun. Jika tim tidak tahu ada perubahan, kalkulasi terus berjalan dengan aturan lama.

Terlambat lapor SPT Masa

SPT Masa PPh 21 harus dilaporkan paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya. Keterlambatan satu hari sudah kena sanksi administrasi. Tanpa sistem pengingat dan laporan yang sudah siap, deadline mudah terlewat.

Tidak ada jejak untuk pembelaan

Jika DJP melakukan pemeriksaan dan mempertanyakan angka yang dilaporkan, kamu harus bisa membuktikan dasar kalkulasinya. Data yang tersebar di Excel, email, dan printout sulit dikonsolidasikan menjadi bukti yang kuat.

Cara Terahub Menutup Celah Itu

Empat lapisan perlindungan dari risiko denda SPT

Kalkulasi Tervalidasi

Formula PPh 21 sesuai aturan DJP yang berlaku

Terahub mengimplementasikan tarif progresif UU HPP No. 7/2021, metode pemotongan PER-16/PJ/2016, dan penanganan kasus khusus: karyawan prorata, rekonsiliasi bulan terakhir, THR, bonus, dan pesangon. Formula yang sama yang digunakan auditor pajak.

Update Regulasi

Perubahan tarif masuk sebagai notifikasi sebelum periode berikutnya

Setiap perubahan PTKP, tarif PPh 21, atau batas upah BPJS JP masuk sebagai notifikasi ke akun perusahaanmu. Kalkulasi diperbarui otomatis. Tidak ada periode yang berjalan dengan aturan lama karena tim tidak tahu ada pembaruan.

Ekspor DJP

e-SPT bulanan dan Form 1721 siap unduh dari data yang sama

Dari data penggajian yang sudah dihitung, Terahub menghasilkan file e-SPT dalam format yang sesuai template DJP, siap upload. Form 1721 tahunan disiapkan otomatis dari rekap 12 bulan. Panduan langkah demi langkah upload ke Coretax tersedia di dalam aplikasi.

Rekam Jejak SHA-256

Bukti yang bisa diverifikasi, bukan sekadar laporan

Setelah periode difinalisasi, Terahub menghasilkan SHA-256 fingerprint yang mencakup seluruh data penggajian periode tersebut. Fingerprint ini bisa diunduh kapan saja dan dipakai untuk membuktikan bahwa data tidak pernah diubah setelah finalisasi.

“Akurasi yang bisa diverifikasi, setiap saat.”

Setiap angka di Terahub bisa diverifikasi, setiap perubahan bisa dilacak, dan setiap laporan siap unduh kapan saja. Bukan untuk mengesankan auditor, tapi karena itu memang standar yang benar.